Jumat, 18 Januari 2013

Perjalanan menuju titik yang tinggi

Saat itu, tepat tanggal 23 desember 2012. Aku berangkat untuk mendaki salah satu gunung yang ada di jawa barat, yaitu gunung gede. Untuk dapat melakukan itu. Aku mengalami berbagai macam gejala. Pertama, saat aku ingin meminta kepada kak septian(forces 7) untuk mengikutsertakan aku dalam tim pendakian. Namun saat itu,kak septian tidak memberi izin karena tim pendaki yang berjumlah 10 orang telah lengkap. Setelah itu, aku tidak berpikiran untuk melakukan pendakian. Namun apa yang terjadi??  Pada saat selesai melakukan sholat jum’at di masjid  alhuriyyah, tiba-tiba handphoneku berdering dan ternyata itu sms dari kak septian yang mengajakku melakukan pendakian karena salah seorang dari tim pendakian tidak bisa ikut karna tidak diizinkan oleh orang tua(haha berkah bagiku :D) tanpa berpikir panjang, aku langsung menyetujui ajakan kak septian tersebut. Sejak itu aku mempersiapkan barang-barang  yang diperlukan untuk pendakian. Setelah masalah pertama selesai, datang lah permasalahan  yang kedua, saat siang hari sebelum melakukan perjalanan, aku mendapatkan musibah yang belum pernah aku alami sebelumnya yaitu di sengat oleh segerombolan tawon. Badan dan kepala ku habis di sengat olehnya (agak lebay yaa hhe). Sorenya aku berniat untuk membatalkan pendakianku, namun aku tidak ingin mengecewakan yang lain. Aku terus bersemangat untuk tetap melanjutkan niatku untuk mendaki gunung. Malamnya aku di jemput oleh kak nizam(forces 9) untuk pergi ke asrama ppsdms untuk melakukan keberangkatan dari sana. Namun sebelum itu, aku dan kak nizam terlebih dahulu menyewa angkot untuk mengantarkan kami ke gunung putri(tempat awal pendakian). Akhirnya, terjadi  kesepakan antar kedua belah pihak. Namun, kedatangan angkot keasrama yang lebih awal dari jadwal membuatnya jenuh dan pergi kembali ke pangkalan angkot (ngambek nih ceritanya huekhuek). Karena hal itu, aku dan kak nizam harus kembali menjemputnya, akhirnya dia mau kembali  dan tim pendakipun(yang terdiri dari kak septian(forces 7),bang fahmi(forces 3).mba ziah(Forces 7),mba isti(Forces 8),mba fitria(Forces 9),mba istiq( Forces 9),kak Nizam(Forces 9),kak Tresna( Fores 9),dan aku sendiri “Ridho Jh” (Forces 10))  mulai melakukan keberangkatan ke gunung putri. Dalam perjalanan ini, kami harus pergi ke ciawi terlebih dahulu untuk menjemput bang fahmi(Forces 3). Setelah itu, perjalanan pun dilanjutkan. Namun apa Yang terjadi, ternyata angkot yang kami tumpangi salah arah. Atas kejadian itu, angkot pun harus kembali ke jalan yang benar agar dapat sampai di gunung  putri. Setelah 2 jam lebih melakukan perjalanan yang diiringi dengan kesulitan terhadap jalan yang kami lewati, sekitar pukul 02.30 WIB, akhirnya kami berhasil tiba di gunung putri.  Setelah itu, kami mencari masjid untuk beristirahat disana (tapi sebelumnya foto-foto  dulu hehe).  

Suhu lingkungan yang amat dingin cukup menguji kami dalam mempertahankan tubuh ini. Skitar jam 4.30, kami bangun dari tidur untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah itu, kami pun memulai perjalanan ke gunung gede yang sebelumnya didahului dengan do’a dan sarapan pagi(supaya energi bertambah haha). Skitar pukul 05.45 WIB, kami memulai perjalanan. Namun sebelumnya, kami harus melakukan pengecekan di GPO. Disini kami mengalami masalah lagi. Ternyata aku yang berperan sebagai pengganti mba elis(Forces 9) belum didaftarkan. Hal itu yang menjadi kendalaku untuk menaiki gunung gede. Namun dengan banyak perbincangan dengan pihak GPO serta sedikit pertumpahan darah(leebaay haha :D), akhirnya aku dapat perizinan untuk dapat menaiki gunung gede(Alhamdulillah ). Tepat pukul 07.00 WIB, Kami memulai pendakian. Dalam perjalanan yang berlangsung slama 5 jam, aku yang berangkat terlebih dahulu bersama kak tresna dan kak nizam menemui berbagai macam kesulitan(termasuk d PHP sama orang lain..paraahh ). Namun dengan semangat untuk sampai di puncak yang membuat kami dapat mengatasi kesulitan tersebut.  Sekitar pukul 12.15 WIB, kami pun tiba di tempat yang bernama surya kencana. Kedatangan kami di sambut dengan kabut yang menutupi permukaan gunung. Hal ini kami manfaatkan untuk berfoto-foto terlebih dahulu(haha biar eksis :D). Namun , perjalanan kami belum sampai disini, kami harus mencari tempat untuk mendirikan tenda yang tempatnya berdekatan dengan air. Setelah sekitar sejam kami mencari( agak lama karena sempat tidur dulu dijalan hehe), akhirnya tempat  yang kami maksud ditemukan juga, betapa senangnya saat itu. Tak lama kemudian, kami membereskan isi tas dan melakukan sholat dzuhur. Setelah sholat, kami berniat mendirikan tenda yang menjadi tugas kami. Namun, tenda belum sempat didirikan, rombongan kedua yang diisi oleh kak septian dkk telah tiba. Setelah semuanya datang, kami pun bergegas untuk mendirikan tenda karena cuaca yang mulai tidak bersahabat. Karena belum terbiasa, kami kesulitan untuk mendirikan tenda, oleh karena itu, bang fahmi pun meminta orang lain untuk membantu mendirikan tenda. Sekitar 15 menit lebih. Akhirnya tenda pun berhasil didirikan. Setelah itu, kami membongkar isi tas yang kami bawa untuk di masukkan kedalam tenda. Setelah selesai, kami pun memasak makanan untuk dimakan( ya untuk dimakanlah, mau di apaain lagi). Sore harinya, tim pendaki sangat kecapean dan memilih untuk beristirahat. Hanya aku dan kak tresna yang tidak tidur karena ada suatu proyek (rahasia hehe). Pada malam harinya, kami tidak banyak melakukan kegiatan karena dinginnya suhu lingkungan disana. Sekitar pukul 20.00 WIB. Kami bergegas untuk tidur agar dapat maksimal dalam melakukan perjalanan ke puncak pada esok dini hari. 

Sekitar pukul 02.00 WIB,  aku dan yang lainnya dibangunkan oleh kak septian untuk melakukan pendakian ke puncak gunung  gede. Dengan melawan rasa kantuk dan suhu lingkungan yang amat dingin. Sekitar pukul 03.15 WIB Perjalanan pun dilakukan dengan mengenakan pakaian yang berlapis-lapis untuk mehanan suhu lingkungan yang kira-kira mencapai suhu 285 kelvin(asiiikk :D). Kali ini, perjalanan kami di temani oleh kak ari yang juga ingin melakukan perjalanan kepuncak gunung gede. Setelah menempuh satu jam perjalanan, kami pun tiba di puncak gunung gede. Semua tim pendaki termasuk aku sendiri sangat terpesona akan keindahan alam yang terlihat dari puncak tersebut. Kami sangat senang karena akhirnya tempat yang kami tuju telah kami sambangi. Dengan di awali dengan sholat subuh. Kami menikmati keindahan alam dari atas puncak dengan ditemani dengan makanan yang kami masak disana(makanannya dimasak dengan air tampungan hujan hehe). Setelah puas berfoto ria dan melihat kebesaran ALLAH Swt. disana, sekitar pukul 07.00 WIB, kami turun dari puncak untuk kembali ke surya kencana. Aku pun menghitung perjalanan untuk turun ke surya kencana. Dan akupun berkesimpulan bahwa perjalanan naik dan perjalanan turun memiliki perbandingan waktu 2:1. Sekitar pukul 07.30 WIB kami tiba kembali di surya kencana untuk membereskan peralatan dn bersiap melakukan perjalanan untuk kembali ke rumah masing-masing. Aku mengira perjalanan turun gunung akan mudah. Namun dugaanku salah, perjalanan turun ternyata lebih sulit dari yang kubayangkan. 

Dengan menempuh perjalanan sekitar 5 jam dan diiringi dengan hujan yang mengguyur gunung gede. Akhirnya kami tiba kembali di pos GPO untuk melakukan pengecekan. Setelah selesai, kami bergegas menuju ke masjid yang ada disana untuk melakukan sholat dzuhur dan melanjutkan perjalanan pulang. Di tempat inilah, aku memiliki kenangan yang menyedihkan karena aku kehilangan  handphone yang telah memiliki banyak kenangan bagiku. Aku sudah berusaha mencarinya. Namun apa hendak dikata, handphone itu sudah tidak dapat kulihat lagi. Dengan hati yang berat, akhirnya aku harus mengikhlaskan handphone itu. Setelah itu, aku pun bergegas menemui kak tresna yang telah menungguku di istana cipanas tempat kami berkumpul sebelum menumpang angkot menuju ke bogor. Kak tresna menunggu sendri disana karena yang lain sudah berangkat terlebih dahulu karena angkotnya telah dipesan dan takut sampai di bogor terlalu malam. Aku dan kak tresna melanjutkan perjalanan pulang dengan menggunakan bis. Karena ingin pulang dengan menggunakan bis, kami pun menunggu bis sampai pukul 19.00 WIB. Sebelum aku dn kak tresna mendapatkan bis itu, kami mendapati hal-hal yang tidak terduga. Kami yang sebelumnya makan di salah satu rumah makan di sana mengalami sakit perut dan ingin buang hajat di toilet masjid yang ada disana. Namun apa yg terjadi, ternyata masjid disana tidak memiliki wc untuk BAB. Dengan pengalaman yang ada, kak tresna mengajakku kesalah satu tempat  yang dirasa dapat memenuhi keinginan kami tersbut. Ternyata di mini market yang ada dsana, terdapat sebuah wc sederhana yang akhirnya melegakan kami...(hahahaha), setelah itu, kami menunggu bis di depan sebuah toko dengan menyantap snack yang kami beli di mini market tersebut. Akhirnya, kami pun pulang dengan bis yang telah kami tunggu selama 2 jam tersebut dan  tiba dibogor dengan selamat.. Alhamdulillah ^_^


                saat di puncak gunung gede